Best Fare Jayapura

Terbang Ke Jayapura

833-x-399---Rute-Jayapura
  • Rute Baru Jayapura

    Nikmati diskon hingga 90% berlaku untuk anak dibawah 2 tahun serta diskon 25% untuk anak usia 2 - 11 tahun.

    Dari / Ke
    Harga Mulai Dari
     
    Makassar (UPG) - Jayapura (DJJ)
    Rp 1.677.000
    Jayapura (DJJ) - Makassar (UPG)
    Rp 951.000
    Jakarta (CGK) - Jayapura (DJJ)
    via Makassar (UPG)
    Rp 2.117.000
    Jayapura (DJJ) - Jakarta (CGK)
    via Makassar (UPG)
    Rp 1.930.000
    Surabaya (SUB) - Jayapura (DJJ)
    via Makassar (UPG)
    Rp 1.820.000
    Jayapura (DJJ) - Surabaya (SUB)
    via Makassar (UPG)
    Rp 1.501.000

    *Syarat dan ketentuan berlaku

    Destinasi Jayapura

    Matahari Terbit Dari Papua

    Untuk mendukung perkembangan pariwisata Indonesia dan memperluas konektivitas ke daerah Timur Indonesia. Citilink Indonesia akan melebarkan sayapnya hingga negeri matahari terbit di Indonesia, Papua tepatnya Jayapura.
    Dalam rangka penerbangan baru ini, Citilink menjelajah potensi wisata ke Jayapura dan sekitarnya. Berikut keindahan Papua yang harus kamu ketahui: 

    JAYAPURA

    Merupakan ibu kota provinsi Papua, Indonesia. Jayapura terletak di teluk Jayapura dan didirikan oleh Kapten Infanteri F.J.P Sachses dari kerajaan Belanda tahun 1910. Dari tahun 1910 ke 1962, kota ini dikenal sebagai Hollandia dan merupakan ibu kota distrik dengan nama yang sama di timur laut pulau Papua bagian barat. Kota ini sempat disebut Kota Baru dan Sukarnopura (‘Sukarnapura, 1964) sebelum memangku nama yang sekarang pada tahun 1968. Arti literal dari Jayapura, sebagaimana kota Jaipur di Rajasthan, adalah ‘Kota Kemenangan’ (bahasa Sanskerta: jaya yang berarti “kemenangan”; pura: “kota”). Beberapa obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi Tugu Jenderal Douglas Mac Artur di Ifar Gunung, situs megalitikum di Doyo, Kampung Wisata Asei Pulau, Kampung Wisata Abar, danau Sentani dan Kampung Wisata Tablanusu.

    DANAU SENTANI

    Danau Sentani adalah danau yang terletak di Papua Indonesia. Danau Sentani berada di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops. Danau ini terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Danau Sentani merupakan danau terluas di Papua. Di danau ini juga terdapat 21 buah pulau kecil menghiasi danauyang indah ini. Arti kata Sentani berarti “di sini kami tinggal dengan damai”. Nama Sentani sendiri pertama kali disebut oleh seorang Pendeta Kristen BL Bin ketika melaksanakan misionaris di wilayah danau ini pada tahun 1898.

    KAMPUNG ABAR

    Ada 24 desa adat yang tersebar di Danau Sentani. Masing-masing menghadap ke arah danau, membuat desa-desa ini seperti terapung di atas air. Kekayaan alam dan budaya sudah tak diragukan lagi. Masing-masing desa adat memiliki ciri khas, tak terkecuali Desa Abar. Merupakan kampung penghasil gerabah satu-satunya yang tersisa di Papua. Tanah Kampung Abar terdapat kandungan tanah lempung atau liat yang bagus untuk membuat gerabah membuat Kampung Abar menjadi desa penghasil kerajinan tanah liat, atau Sempe dalam bahasa lokal. Hasil kerajinan dari Desa Abar sudah terkenal seantero Papua. Tanah liat ini lalu dibawa ke pulau-pulau lain, bahkan sampai luar wilayah Danau Sentani.

    Sempe khas Desa Abar punya beragam warna, tergantung dari mana tanah liat itu berasal. Ada warna merah, kuning, hitam, cokelat, juga hitam kekuningan. Uniknya, warna alami ini baru terlihat setelah Sempe itu selesai dibakar. Pembuatannya gerabah sangatlah tradisional oleh tangan dan pembakaran terbuka dan beberapa menggunakan oven pembakar dari batu bata. Pembuat gerabah-gerabah ini rata-rata perempuan.

    TUGU MAC ARTHUR

    Tanah Papua menyimpan banyak kisah mengenai Perang Pasifik yang merupakan bagian dari Perang Dunia II. Satu di antaranya cerita mengenai Douglas MacArthur, jenderal besar Amerika Serikat yang tersohor dengan strategi ‘Loncat Katak’ saat Perang Pasifik, rentang tahun 1941-1945. Lokasi Tugu MacArthur berjarak sekitar 15 menit dai Bandar udara Sentani atau 1 jam perjalanan dari kota Jayapura. Tugu Mac Arthur di puncak Ifar Gunung. Tugu yang didirikan oleh pasukan sekutu dibawah komandi sang jendral yang memenangkan perang melawan jepang. Tugu menghadap di ketinggian sehingga Citlinkers dapat melihat hamparan awan di antara panorama luar biasa indah dari ketinggian.