Informasi Penerbangan Citilink Terkait COVID-19

panduan terbang-02
 

Terakhir diperbaharui tanggal 26 Juli  2021 pukul 11.00 (WIB)

  •  

    Pemerintah resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat). Dimulai tanggal 05 Juli 2021 hingga pemberitahuan selanjutnya. Bagi pelaku perjalanan yang dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam :

    • Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) (Klik Disini).
    • Surat Edaran Kementerian Perhubungan 53 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 45 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) (Klik Disini).

    Bagi Citilinkers yang akan melakukan perjalanan udara diwajibkan Hasil Negatif tes COVID-19 yang diterbitkan oleh Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang disebutkan dalam KEMENKES RI No.HK.01.07/MENKES/4642/2021 tentang penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan COVID-19 yang telah masuk kedalam daftar Kementrian Kesehatan. (Klik Disini)

     

    Mohon untuk dapat memperhatikan hal-hal berikut: 

    • Pelaku perjalanan dengan kepentingan khusus yang tidak/belum vaksin dengan alasan medis berdasarkan surat keterangan dari dokter spesialis dapat melakukan perjalanan udara dengan menggunakan RT-PCR 2x24 Jam sebelum jadwal keberangkatan. 
    • Bagi anak di bawah 12 (dua belas) tahun yang belum divaksin, tidak disarankan untuk berpergian selama periode PPKM Darurat. *mengacu pada ketersediaan dan tahap vaksinasi yang ditentukan Pemerintah
    • Bagi penumpang yang berangkat dari wilayah perbatasan dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) tidak berlaku ketentuan surat kesehatan sebagaimana yang diharuskan. 
    • Bagi penumpang transit (tidak keluar bandara/tidak ganti penerbangan) maka mengacu pada persyaratan tujuan akhir penerbangan. 
    • Penumpang dimungkinkan mendapatkan pemeriksaan tambahan dari otoritas setempat sesuai dengan ketentuan lokal pemerintah/otoritas setempat.
    • Semua penumpang harus mengisi Electronic Health Alert Card (eHAC) dan Aplikasi PeduliLindungi

    Untuk Citilinkers yang akan melakukan perjalanan penerbangan dapat menyiapkan print out (dicetak) seluruh dokumen persyaratan atau menunjukan dokumen persyaratan (Sertifikat Vakin dan Test Covid-19) dalam Aplikasi PeduliLindungi beserta aslinya sebelum tiba di bandara keberangkatan untuk dilaporkan dan divalidasi oleh Gugus Tugas Covid-19.

    Citilink tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan dokumen persyaratan dan berhak untuk membatalkan penerbangan penumpang yang tidak memenuhi persyaratan yang dimaksud.

     

    Domestik

    Citilinkers bagi pelaku perjalanan udara efektif mulai tanggal 01 April 2021 diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam Surat Edaran adapun Surat Edaran dapat diubah dan dilakukan perbaikan sesuai dengan petunjuk/pemberitahuan dari instansi berwenang. 

     

    Khusus untuk penerbangan keberangkatan dan tujuan Kalimantan Tengah diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam:

    • Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 443.1/107/Satgas Covid-19 Tentang Peningkatan Upaya Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Klik Disini)
     

    Khusus untuk penerbangan tujuan Bali diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam:

    • Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali (Klik Disini)

    Persyaratan  Tambahan: 

      • Surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR harus dilengkapi dengan barcode/ QRCode yang diterbitkan Fasilitas Kesehatan terkait  
     

    Khusus untuk penerbangan keberangkatan dan tujuan Sulawesi Utara diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam:

    • Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara Nomor 440/21.4093/Sekr-Dinkes Tentang Ketentuan Pemeriksaan Swab PCR dan Rapid Antigen Bagi Pelaku Perjalanan di Provinsi Sulawesi Utara dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bersekala Mikro (Klik Disini)

    Persyaratan Tambahan untuk penerbangan dari dan ke Sulawesi Utara:  

      • Penumpang wajib menunjukkan dokumen hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.  
      • Penumpang wajib menunjukkan kartu vaksin pertama (minimal vaksin dosis 1). 
     

    Khusus untuk penerbangan tujuan Sulawesi Selatan diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam:

    • Surat Edaran Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 443/6332/DISKES Tentang Ketentuan Pemeriksaan Swab RT - PCR Bagi Pelaku Perjalanan di Provinsi Sulawesi Selatan dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bersekala Mikro (Klik Disini)
     

    Khusus untuk penerbangan keberangkatan dan tujuan Balikpapan diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam: 

    • Surat Edaran Walikota Balikpapan Nomor 300/2589/Pem. Tentang Penguatan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dan Kota untuk Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Balikpapan (Klik Disini)
     

    Khusus untuk penerbangan tujuan Kupang diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam; 

    • Surat Edaran Walikota Kupang Nomor : 041/HK.443.1/VII/2021 Tentang Perpanjangan Penebalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro Di Kota Kupang untuk pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Klik Disini
     

    Khusus untuk penerbangan tujuan Kepulauan Riau diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam:

    • Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor 536/SET-STC19/VII/2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dan Internasional Dengan Menggunakan Moda Transportasi Umum Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Klik Disini)
     

    Khusus untuk penerbangan tujuan Sorong diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam:  

    • Surat Edaran Walikota Sorong Nomor : 443/552 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Klik Disini
    Note :
    Masa berlaku perpanjangan dan batas akhir aturan dari daerah setempat akan disesuikan dari masing-masing daerah tersebut.
     
     
     

    Menuju Indonesia

    • Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) (Klik Disini).
    • Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) (Klik Disini)
    • Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 9 Tahun 2021 tentang Tempat Karantina, Isolasi, dan Kewajiban RT-PCR Bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Internasional (Klik Disini).
    • Surat Edaran Kementerian Perhubungan 47 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Internasional dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) (Klik Disini).

    Tujuan Arab Saudi 

    Citilinkers jamaah umrah dan non umrah dengan tujuan Arab Saudi harus memenuhi syarat berikut: 

    Non Umrah :

    1. Pelaku Perjalanan harus memiliki hasil negatif uji swab berbasis PCR dilakukan maksimal 72 (tujuh puluh dua) jam sebelum ketibaan di Jeddah dan mengisi formulir berikut (Klik Disini). 
    2. Pelaku Perjalanan diharuskan menjalani karantina mandiri selama 3 hari di rumah setelah tiba di Arab Saudi, kemudian mengikuti tes PCR setelah 2 hari. Jika uji PCR tidak dilakukan, karantina mandiri di rumah dilanjutkan selama 7 hari. 
    3. Mengunduh dan mendaftar di Aplikasi Tatamman dan Tawakkalna di Aplikasi Playstore atau Appstore. 
    4. Pelaku Perjalanan harus menetapkan lokasi rumah Melalui aplikasi Tatamman dalam waktu 8 jam setelah kedatangan. 
    5. Pelaku Perjalanan harus melakukan penilaian kesehatan harian di aplikasi Tatamman. 

     

    Umrah :

    1. Pelaku Perjalanan harus memiliki hasil negatif uji swab berbasis PCR dilakukan maksimal 72 (tujuh puluh dua) jam sebelum ketibaan di Jeddah dan mengisi formulir berikut (Klik Disini). 
    2. Pelaku Perjalanan diharuskan menjalani karantina mandiri selama 3 hari di hotel yang telah dipilihkan oleh travel dalam paket perjalanan setelah tiba di Arab Saudi, kemudian mengikuti tes PCR setelah 2 hari. Jika hasil uji PCR dinyatakan negatif, maka dapat langsung melaksanankan ibadah umrah dan kegiatan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Namun jika hasil uji PCR dinyatakan positif, maka karantina mandiri di hotel dilanjutkan selama 7 hari. 
    3. Mengunduh dan mendaftar di Aplikasi Tatamman dan Tawakkalna di Aplikasi Playstore atau Appstore. Proses ini akan dibantu oleh pihak travel penyelenggara perjalanan umrah.
    4. Pelaku Perjalanan dan Travel penyelenggara perjalanan harus menetapkan lokasi Hotel melalui aplikasi Tatamman dalam waktu 8 jam setelah kedatangan. 
    5. Pelaku Perjalanan dan Travel penyelenggara perjalanan harus melakukan penilaian kesehatan harian di aplikasi Tatamman. 

    Kunming: 

    Khusus untuk penerbangan keberangkatan dan tujuan Kunming diwajibkan untuk dapat memenuhi persyaratan terbang yang tertuang dalam dokumen ini atau dapat mengakses pada link ini.

    Note :
    Masa berlaku perpanjangan dan batas akhir aturan dari daerah setempat akan disesuikan dari masing-masing daerah tersebut.
     
     


    #BetterFlyCitilink




    Dapat kami sampaikan bahwa sebelum melakukan perjalanan penerbangan, penumpang wajib memiliki hasil PCR / Rapid Test yang terdapat dalam Paspor Kesehatan e-HAC yang dapat di download / unduh pada website atau mobile apps e-HAC.

    Pasporsehat.com platform journey

    100

    Berikut langkah mendapatkan Paspor Kesehatan E-HAC:

    1. Download / unduh pada mobile apps e-HAC pada Appstore atau Playstore Anda;
    2. Login / masuk pada akun e-HAC (data diri);
    3. Pilih menu paspor kesehatan;
    4. Pilih menu portal paspor kesehatan;
    5. Pilih menu rumah sakit / klinik / laboratorium Umum untuk daftar test Rapid Antigen/Swab PCR yang sesuai dengan lokasi tempat tinggal Anda;
    6. Mengisi data diri anda sesuai kolom yang tersedia;
    7. Klik Daftar / Submit untuk mengirim;
    8. Harap menunjukan data yang telah ter-registrasi pada aplikasi e-HAC anda ke faskes atau klinik/RS yang telah anda pilih;
    9. Pastikan hasil anda dimasukkan di dalam e-HAC oleh faskes tersebut.
    10. Anda dapat melihat hasil Rapid/PCR Test di dalam platform E-HAC dengan cara:

    101102


    Data swab PCR / Rapid Test anda akan dapat dipergunakan untuk melakukan perjalanan pesawat udara. Terima kasih.

     

    Alat yang Digunakan oleh KKP

    103 104


    Manual membaca

    111
    105

    106




    Citilink menyarankan calon penumpang untuk melakukan pengecekan jadwal penerbangan secara berkala dengan menghubungi Call Center Citilink di 0804 1 080808.

    Hal ini untuk mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan terkait perkembangan kasus COVID-19.



    Citilink melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap situasi ini, melalui:

    • Pelaksanaan desinfeksi armada pesawat secara rutin dan menyeluruh
    • Edukasi kepada penumpang untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan hashtag #MulaiDariKitaAjaDulu
    • Menyediakan hand sanitizer pada area customer service, boarding gate, dan toilet pesawat
    • Armada pesawat yang dilengkapi dengan sistem penyaring udara HEPA (High Efficiency Particulate Air) untuk menyaring debu serta berbagai bahan pencemar udara, termasuk virus dan bakteri
    • Melakukan pengecekan suhu tubuh awak kabin dan penumpang pesawat
    • Penggunaan masker dan sarung tangan oleh seluruh awak kabin
    • Melakukan prosedur karantina untuk penumpang pesawat dengan kondisi tidak sehat
    • Melakukan manajemen karantina untuk awak kabin dengan kondisi tidak sehat atau memiliki riwayat mengunjungi negara yang terkena wabah COVID-19


    Terhitung tanggal 23 Juli 2020, penerbangan rute internasional dan domestik Citilink Indonesia pindah ke Terminal 3.

    Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Call Center Citilink di 0804 1 080808.



     
    citilink-flexi-flight-landing-page
    ctl---family-pack-landing-page