event icon Press Release

PENERBANGAN LANGSUNG MEDAN - YOGYAKARTA PERKUAT POSISI PENTING SUMUT DAN YOGYAKARTA DALAM PERLUASAN AKSES BISNIS DAN PARIWISATA

833 x 399 - Press Release Fix
  • Medan, 20 September 2017 – Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia kembali memperluas dan memperkuat konektivitas nusantara dengan menghubungkan dua kota destinasi wisata dan bisnis yaitu Yogyakarta dan Medan sebagai langkah mempermudah akses konektivitas nusantara mulai Rabu, 20 September 2017.

    “Hadirnya Citilink Indonesia yang menghubungkan Yogyakarta dan Medan diharapkan mampu mendongkrak jumlah wisatawan di kedua destinasi selain mengakselerasi pertumbuhan bisnis di Indonesia. Kekayaan budaya serta kualitas pendidikan yang baik kedua kota tersebut dipercaya dapat menarik perhatian para wisatawan mancanegara,” kata Direktur Niaga Citilink Indonesia Andy Adrian di Medan, Rabu (20/9).

    Saat ini sektor pariwisata Indonesia telah berkembang dan menjadi semakin diperhitungkan di kawasan Asia Pasifik seiring dengan bertumbuhnya akses dan konektivitas di nusantara, terlebih lagi dengan banyaknya rute-rute penerbangan yang menghubungkan seluruh kepulauan Indonesia.

    Lebih lanjut, Andy  mengatakan bahwa Sumatera Utara dan Yogyakarta merupakan dua kota yang berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara Indonesia. Sebagai salah satu pusat perekonomian, Yogyakarta dipercaya dapat meningkatkan kualitas pariwisata dan pendidikan. Sedangkan, Medan terkenal akan legenda dan juga kuliner khasnya.

    Medan dan Provinsi Sumatera Utara pada umumnya dikenal sebagai salah satu pusat perekonomian terbesar di Indonesia sekaligus pintu gerbang perdagangan di wilayah Indonesia Barat dengan tingkat pertumbuhan ekonomi menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 5,18 persen pada tahun 2016.

    Sumatera juga dikenal dengan budaya bataknya yang sangat kental sehingga menjadi daya tarik tersendiri baik bagi wisatawan nusantara dan mancanegara, terlebih dengan keindahan alam Danau Toba yang kini sedang berjuang memperoleh status sebagai Global Geopark dari UNESCO.

    "Yogyakarta merupakan salah satu destinasi yang penting dalam peta pariwisata nasional dan kini masuk dalam sepuluh destinasi wisata prioritas sehingga penerbangan langsung ini dapat mempercepat realisasi target pemerintah dan diharapkan menjadikan Yogyakarta sebagai kontributor utama dalam pencapaian target tersebut," katanya.

    Yogyakarta sejak zaman dahulu dikenal sebagai pusat kebudayaan, pariwisata dan pendidikan Indonesia. Yogyakarta juga memiliki berbagai destinasi wisata yang sangat mendunia seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan disamping keluhuran budayanya.

    Sumatera Utara dan Yogyakarta merupakan dua dari 10 destinasi prioritas wisata pemerintah RI karena terdapat Danau Toba dan Candi Borobudur, selain Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, Kepulauan Seribu, Bromo Tengger Semeru, Wakatobi serta Labuan Bajo.

    Pada tahun 2017, Kementerian Pariwisata menargetkan 400.000 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Yogyakarta dan 1 juta wisman ke Sumatera Utara .

    Penerbangan langsung rute baru Medan – Yogyakarta menggunakan pesawat Airbus A320 Neo dengan kapasitas 180 penumpang. Penerbangan dengan kode terbang QG 980 tersebut ditempuh dalam tiga jam lima menit dengan waktu keberangkatan dari Medan pukul 12.00 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 15.05 WIB.

    Sedangkan penerbangan Yogyakarta - Medan dengan nomor penerbangan QG 981 akan ditempuh dalam dua jam 55 menit dengan waktu keberangkatan pukul 15.55 WIB dan tiba di Medan pukul 18.50 WIB.

    Tiket penerbangan Medan – Yogyakarta ini bisa mulai didapatkan di seluruh saluran pembelian tiket Citilink Indonesia, terutama melalui mobile apps dan situs resmi www.citilink.co.id.